Oktober untuk Okta

Untuk kamu,
Sahabat yang ku banggakan.

Beberapa hari lalu
Mungkin menjadi hari yang paling kau nanti
Meski tak seharusnya begitu..

Karena tahukah kamu?
Hari apa yang paling layak kau tunggu
Adalah hari dimana kamu terlihat cantik, melenggang di altar bersama seseorang yang kau yakini akan menjadi teman hidupmu selamanya.
Namun sayangnya,
Itu bukan aku. 

Entah berapa detik lagi yang bisa kita tuai bersama
Sebelum saat saat bahagiamu berlangsung
Dan kehadiranku tak lagi begitu berarti

Aku hanya ingin kau tahu
Meski waktu membatasi kita oleh ruang
(yang sejatinya kita buat sendiri)

Percayalah, bahwa ruang itu tak pernah hampa
Ia masih ada, menunggu sang pemilik membuka jendelanya
Sehingga udara yang tersisa, kembali terisi dengan masa yang ada

Padat mungkin meniadakan jeda.
Dan perlahan membiasakan nyaman tanpa kita.
Tapi bisakah aku meminta?
Agar yang terbiasa tak pernah menjadi nyata.
Supaya Okta, tetap menjadi Okta.
Wanita kebanggan Keluarga, Para sahabat juga Indonesia. 

Selamat mengulang hari untuk yang ke dua puluh tiga kalinya.
Semoga bahagia selalu menyertai dimanapun kamu berada!

Dari,
Athaya

(Sahabat yang tak seberapa)

x

Komentar

Postingan Populer